<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bayu Sutikno</title>
	<atom:link href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id</link>
	<description>Live in Love</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jul 2024 17:44:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Bamboo Bangkok</title>
		<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=303</link>
		<comments>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=303#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 07:27:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beranda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Tepat jam sembilan malam, di awal pekan Maret 2013, Air Asia mengantarkan kami berenam mendarat di Don Muang airport Bangkok. Nama bandara ini mengingatkanku pada operasi pembebasan Woyla  pada 31 Maret 1981, yang kemudian melambungkan reputasi komando pasukan khusus Indonesia. &#8230; <a href="https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=303">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tepat jam sembilan malam, di awal pekan Maret 2013, Air Asia mengantarkan kami berenam mendarat di Don Muang airport Bangkok. Nama bandara ini mengingatkanku pada operasi pembebasan Woyla  pada 31 Maret 1981, yang kemudian melambungkan reputasi komando pasukan khusus Indonesia. Tim bamboo MMUGM yaitu Indra, Andi, Yodhi, Rina dan Mega beserta aku yang siap berlaga di Global Social Venture Competition (GSVC) Asia tenggara yang kali ini dituanrumahi Thammasat Business School, kemudian menyusuri kota Bangkok, lalu dengan MRT canggih menuju distrik Cong Nomsi, dimana Silom hotel trinity complex berada. Impresi kemudahan dan kenyamanan system transportasi public di kota berpenduduk 8 juta ini membuat kami iri.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/Thanon-Phaya-Thai-20130309-01314.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-369" title="Thanon Phaya Thai-20130309-01314" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/Thanon-Phaya-Thai-20130309-01314-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20130309-01352.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-366" title="IMG-20130309-01352" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20130309-01352-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>Sabtu pagi 9 Maret 2013, tim Bamboo mempresentasikan pada kesempatan pertama tentang Lexipal project bersaing dengan 11 tim lainnya di Pullman Kingpower hotel, kurang lebih 500 meter dari Victory monument Bangkok. Dukungan dari alumni MMUGM, Anggi yang kini berkarir di P&amp;G maupun mas Canggih, anak Prambanan yang sedang studi di Bangkok cukup emberi kejutan menyenangkan. Malamnya, bertempat di kafe hotel, Bamboo team MMUGM merebut juara the best video presentation. Hadiah berupa 100 US$, kami terima esok harinya di Stock Exchange of Thailand bersamaan workshop tentang ‘From Soul to Sales’, tak jauh dari Queen Sirikit park.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20130310-013611.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-367" title="IMG-20130310-01361" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20130310-013611-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Kompetisi di Bangkok ini makin meyakinkan kami akan potensi besar Lexipal sebagai software, alat bantu untuk anak-anak yang terkena disleksia (kesulitan membaca), sebagai suatu ikhtiar social entrepreneurship. Bangkok juga layak dijelajahi dengan Chatucchak market di akhir pecan, Wat pho dengan recliding Budha di tepi sungai Chao praya, Madame Tussaud museum di Siam centre beserta pasar malamnya yang meriah dengan street food yang memanjakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2&#038;p=303</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejenak Berlabuh di Enschede</title>
		<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=301</link>
		<comments>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=301#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 07:26:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beranda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=301</guid>
		<description><![CDATA[Salju tipis menyambut mendaratnya Garuda di bandara Schipol di akhir pecan terakhir di Januari 2013. Setelah membeli tiket kereta NS, kunikmati kabin kereta yang nyaman plus fasilitas wifi. Setelah oper kereta di Amersfort, maka 3 jam kemudian dari Amsterdam, tiba &#8230; <a href="https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=301">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salju tipis menyambut mendaratnya Garuda di bandara Schipol di akhir pecan terakhir di Januari 2013. Setelah membeli tiket kereta NS, kunikmati kabin kereta yang nyaman plus fasilitas wifi. Setelah oper kereta di Amersfort, maka 3 jam kemudian dari Amsterdam, tiba lah aku di Enschede. Kota ini unik, terletak diujung timur Belanda, berbatasan langsung dengan Jerman. Sepelemparan batu dari stasiun, terletak Saxion university of applied technology, kompleks bangunan yang didominasi warna krem dan coklat, tempat aku menjadi visiting lecturer di Master of International Marketing dalam international week 2013 bersama 8 profesor dari berbagai negara.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20130130-012331.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-345" title="IMG-20130130-01233" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20130130-012331-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Tepat di samping kiri Saxion university, aku tinggal di bangunan 2 lantai bekas stasiun lama, yang telah direnovasi dan disulap menjadi hotel yang ciamik ‘Rodenbach’ namanya. Marlose Goesen, gadis ceria yang beribu perempuan semarang, selaku international officer dan lecturer dengan kreatif membungkus international week menjadi menarik. Mahasiswa berlomba-lomba mendapatkan stempel kehadiran di berbagai kelas yang diampu dosen tamu. Tak berkecil hati, topikku tentang ‘marketing experience from emerging country’ cukup disesaki mahasiswa dan rekanku Prof Thilo dari Jerman. Tak lupa dalam workshop kuberikan game berupa ular tangga beserta hadiah dolanan tradisional dari Yogyakarta.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20130131-01239.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-311" title="IMG-20130131-01239" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20130131-01239-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Sepekan mengajar di Saxion university, makin membuka wawasanku dan kesempatan memperluas jejaring dengan berbagai ahli di bidangnya. Jumat bagi di awal februari 2013, dengan kembali menumpang kereta, aku menjejakkan lagi ke Amsterdam. Menginap di Ibis hotel, di samping stasiun yang meriah di akhir pekan. Suasana dam square masih seperti setahun lalu ketika aku berkunjung. Dalam derasnya hujan di tepi jalan Damrak, restoran Java yang menyediakan masakan Indonesia dan China, menjadi tempat yang tepat menikmati sate dan nasi putih khas tanah air.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2&#038;p=301</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiap Bunga ada Musimnya</title>
		<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=298</link>
		<comments>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=298#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 07:26:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beranda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[Itulah kutipan yang kusampaikan ketika diberikan kesempatan oleh Prof Lincolin untuk berpamitan dengan teman-teman MMUGM, seusai bersama mereka menunaikan tugas selama tahun 2012. Banyak pengalaman dan pengetahuan serta persahabatan dengan 52 karyawan di kampus Jakarta maupun 60 karyawan di kampus &#8230; <a href="https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=298">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Itulah kutipan yang kusampaikan ketika diberikan kesempatan oleh Prof Lincolin untuk berpamitan dengan teman-teman MMUGM, seusai bersama mereka menunaikan tugas selama tahun 2012. Banyak pengalaman dan pengetahuan serta persahabatan dengan 52 karyawan di kampus Jakarta maupun 60 karyawan di kampus Yogya, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada 2400 mahasiswa di kedua kampus. Dalam usia cukup muda, 33 tahun 6 bulan, merasakan denyut nadi salahsatu prodi magister bisnis terbaik, tentu saja kesempatan yang tak ternilai harganya.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20130304-012851.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-347" title="IMG-20130304-01285" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20130304-012851-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Dengan tim 2012 bersama Prof Lincolin, Dr Wakhid, Dr Hardo dan Dr Nurul, banyak ikhtiar yang sudah diukir diantaranya akreditasi A (3,93) untuk kampus Jakarta, reakreditasi jurnal GamaIJB dan berbagai inisiasi kerjasama baik luar dan dalam negeri (CWMA, CSA, PMI, CC dan lain-lain). Namun tentu saja, masih ada berbagai upaya terobosan yang bisa dilakukan tim 2013.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG_8077.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-314" title="IMG_8077" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG_8077-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Tepat selepas azan Azhar di awal Maret 2013, kusalami satu persatu teman-teman, dan aku telah dijemput anak-anak dan istri di lantai satu, di pojok Teknika Utara, untuk kembali mengayuh roda kehidupan. Dengan bertambah pengalaman, semoga nasihat orang tua untuk tetap bersahaja dan menjaga prinsip hidup serta menjalin silahturahmi, tetaplah menjadi nada dasar dan kompas dalam hidup.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2&#038;p=298</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lebaran bersama Azra</title>
		<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=295</link>
		<comments>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=295#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 07:25:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beranda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Kuliah malam marketing management itu baru saja tuntas jam 10 di tepi saharjo 83 Jakarta, ketika sebaris pesan masuk ke blackberry usangku. Istri beserta anak-anak mengabarkan kalau harus segera ke RS sakina idaman Yogyakarta, dan tepat jam 2 dini hari &#8230; <a href="https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=295">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kuliah malam marketing management itu baru saja tuntas jam 10 di tepi saharjo 83 Jakarta, ketika sebaris pesan masuk ke blackberry usangku. Istri beserta anak-anak mengabarkan kalau harus segera ke RS sakina idaman Yogyakarta, dan tepat jam 2 dini hari sabtu, putri kami ketiga lahir dengan selamat. Diva dan Narendra sebagai kakaknya, begitu pula keluarga di Madiun sangat gembira, maka segera mereka merapat ke kota gudeg merayakan anggota keluarga baru pada 11 Agustus 2012, tepat seminggu menjelang lebaran.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120813-006891.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-349" title="IMG-20120813-00689" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120813-006891-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Sabtu pagi, masih harus kuselesaikan amanah mengajar di kampus Jakarta 2 sesi. Ingin rasanya segera terbang menemui malaikat kecilku namun tugas harus dituntaskan. Selepas maghrib, pak ratman dengan sigapnya mengantarkanku ke sakina idaman, berjumpa pertama kalinya dengan Ardyayu Azra Acrediandra, yang kami panggil dik Azra.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120812-00685.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-318" title="IMG-20120812-00685" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120812-00685-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Hal ini makin melengkapi kebahagiaan keluarga besar, karena sebulan sebelumnya, bergabung juga anggota baru, Mas Priyo yang menikah dengan adikku, dik Lilis ,yang keduanya kini mengabdi di Lanal Palu. Lebaran 2012 memberi kesan tersendiri ketika semua keluarga besar merayakannya di Jogja sambil bercengkrama dengan dik azra.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2&#038;p=295</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menuntut Ilmu ke negeri China</title>
		<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=293</link>
		<comments>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=293#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 07:23:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beranda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Hotel di tepi Sichun road itu baru saja bersolek pada senja 21 Mei 2012, ketika 9 tim AoL FEB UGM menjejakkan kakinya. Park Plaza Beijing Science Park hotel menjadi tempat kami menimba ilmu tentang AACSB di kota yang dulu dikenal &#8230; <a href="https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=293">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hotel di tepi Sichun road itu baru saja bersolek pada senja 21 Mei 2012, ketika 9 tim AoL FEB UGM menjejakkan kakinya. Park Plaza Beijing Science Park hotel menjadi tempat kami menimba ilmu tentang AACSB di kota yang dulu dikenal sebagai Peking. Workshop AoL berjalan lancar dimoderatori Prof Robin dan dengan semangat diikuti derasnya pertanyaan dan diskusi. Tak mau ketinggalan, pak gugup, pak Rimawan, pak catur, pak bambang, pak edi purnawan,  pak budi, pak samsubar, pak gudono dan aku berusaha menimba ilmu sebanyak mungkin dari berbagai pengalaman sekolah bisnis lain yang telah terakreditasi AACSB.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120523-004141.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-363" title="IMG-20120523-00414" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120523-004141-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Malam itu, Tiananmen square menampakkan keperkasaannya, berukuran 500 meter kali 880 meter disisi kota terlararang (forbidden city), masih nampak beberapa penjaga dari tentara pembebasan rakyat. Beijing telah banyak berubah, tidak sebagaimana dituliskan di naskah klasik beberapa dekade lalu sebagai negeri tirai bamboo yang jauh dari sentuhan modernisasi. Berbagai merek franchise asing bertebaran di sudut jalan, didukung system transportasi bawah tanah yang   tertata dan jalan delapan jalur membelah kota.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120523-004092.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-364" title="IMG-20120523-00409" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120523-004092-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Bangunan gigantis terbentang 21 ribu kilometer itu dulu hanya kulihat gambarnya di buku IPS, kini kulihat di sudut Jinshanling Beijing. Tembok raksasa China, yang mulai dibangun abad ke 7 sebelum masehi oleh dinasti Ming. Karena sudah sore menjelang malam, bangunan itu terjelajah hanya 2 kilometer an, lalu kubergegas bersama rombongan segera kembali ke tanah air via Hongkong, menumpang cathay pasifik. Baik tembok raksasa maupun Aol memberikan pelajaran utama tentang pentingnya proses kualitas berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2&#038;p=293</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Belanda dan Austria</title>
		<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=291</link>
		<comments>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=291#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 07:22:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beranda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[Stasiun Rotterdam masih dibungkus cahaya oranye berkilauan oleh mentari awal musim semi 23 Maret 2012, ketika aku bersama Prof Lincolin disambut teman-teman exchange dan dual degree MMUGM di salahsatu sudut. Sesampai di kampus Rotterdam School of Management, yang kemudian dilanjut &#8230; <a href="https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=291">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Stasiun Rotterdam masih dibungkus cahaya oranye berkilauan oleh mentari awal musim semi 23 Maret 2012, ketika aku bersama Prof Lincolin disambut teman-teman exchange dan dual degree MMUGM di salahsatu sudut. Sesampai di kampus Rotterdam School of Management, yang kemudian dilanjut ke Erasmus University, yang berlokasi di kompleks yang sama, dipimpin oleh Prof Marwan, semua upaya jejaring dan peningkatan kerjasama via MoU lancer terlaksana.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120326-010461.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-353" title="IMG-20120326-01046" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120326-010461-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>Perjalanan berlanjut ke mitra handal lainnya diujung utara negeri van Oranje ini, tepatnya di Rijkuniversitet Groningen (RuG). Menumpang 3 jam perjalanan, sampailah kami di kota yang cantik ini menjelang temaram di pelataran NH hotel, tak jauh dari Grote marks square. Rieks Bos, international officer RuG dengan fasih membantu kami menjelajahi kampus dan memperlancar penandatanganan peningkatan kerjasama antara FEB UGM dan FEB RuG. Di kota ini,  sungguh gembira bersua dengan mas hengki dan mbak Bulan yang sedang berjuang menyelesaikan S3.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120325-01039.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-325" title="IMG-20120325-01039" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120325-01039-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>Prof Obenhaus menjamu kami di salahsatu restoran terbaik di salah satu sudut kota Vienna Austria, selepas kami menyeberang alun-alun kota. Keesokan harinya, selepas diskusi yang cukup panjang di kampus Vienna University of Economics and Business (WU atau Wirtschafts Universitat Wien) yang berdiri 1898, kami terbang ke Insbruck university. Kota ini terletak di lembah dikeliliki pegunungan yang memikat akan saljunya, tak heran  menjadi surga ski selain puncak Alpen di Swiss. Mathis Schennach selaku international officer sangat membantu memperlancar penandatanganan MoU dan diskusi dengan dekan FEB University of Innsbruck. Kota yang terkenal akan Goldenroof nya ini menjadi destinasi terakhir dank e tanah air lah kami kembali diawal April dengan bergenggam-genggam optimisme akan kemanfaatan berbagai jejaring di Eropa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2&#038;p=291</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>De javu bersama Tazkia</title>
		<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=288</link>
		<comments>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=288#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 07:22:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beranda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Kalender bulan kedua baru saja menunjuk angka 18 di 2012, ketika kakiku menginjakkan kaki di pelataran  masjid Nabawi Madinah. Kulit yang tertusuk dingin di awal shubuh itu tak lagi terlalu terasa, tersedot cahaya menara masjid dan ribuan jamaah yang berlomba &#8230; <a href="https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=288">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalender bulan kedua baru saja menunjuk angka 18 di 2012, ketika kakiku menginjakkan kaki di pelataran  masjid Nabawi Madinah. Kulit yang tertusuk dingin di awal shubuh itu tak lagi terlalu terasa, tersedot cahaya menara masjid dan ribuan jamaah yang berlomba memenuhi shaf-shafnya. Alhamdulilah, setelah 3 hari di kota yang sejuk dan memunaikan berbagai ikhtiar berdoa di raudhah maupun mengunjungi berbagai tempat mustajab yang kaya akan nilai sejarah,  maka bersama rombongan Tazkia yang dipandu ustad Dr Syafii Antonio, kami melakukan miqat  umrah di Bir Ali.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/100_77221.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-355" title="100_7722" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/100_77221-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Khotbah jumat di masjidil haram saat itu banyak mengupas masalah Mesir, Libia dan Suriah atau yang dikenal negeri Syam di masa lalu. Tak lama setelah sholat Jumat selesai, jamaah pun memulai lagi thawaf, dan subhnallah tetesan hujan turun dengan derasnya. Pengalaman berbasahan di dekat maqam Ibrahim, makin menyemangati jamaah untuk bermunajad di hijr ismail yang siang itu sangat bersesakan. Bersama rekan sekamar, mas dwi dan mas tri yang berkarir di Disdukcapil dan polri Sleman, kami bertiga keluar dari kamar hotel yang hanya sepelembaran batu dari pintu masjidil haram, tepat disebelah menara jam pada dini hari itu. Atas izin Allah swt, kami diizinkan memunaikan umrah dengan lancar dan sangat berkesan dengan mencium hajr aswad.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120218-00075.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-328" title="IMG-20120218-00075" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/IMG-20120218-00075-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Perjalanan 9 hari itu tidak saja untuk membayar janji akan mengunjungi Baitullah, namun juga memutar perjalanan 4 tahun yang lalu, ketika bersama istri menunaikan haji di 2008. Banyak perubahan dan perbaikan seputaran masjidil haram, namun ada 1 yang tak berubah, suasana khushuk dan kerinduan untuk ingin kembali lagi ke sana, berjumpa dengan Mu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2&#038;p=288</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Branding di Tentara Mataram</title>
		<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=283</link>
		<comments>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=283#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 07:19:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beranda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=283</guid>
		<description><![CDATA[Setengah melompat, kupindahkan tubuhku ke taksi biru yang telah menunggu di samping gedung baru FEB UGM yang gagah itu. Tidak menunggu lama, taksi menyusuri jalan Sudirman yang padat merayap menuju Tugu Jogja di pertengahan bulan November 2011. Kujejaki gedung megah &#8230; <a href="https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=283">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setengah melompat, kupindahkan tubuhku ke taksi biru yang telah menunggu di samping gedung baru FEB UGM yang gagah itu. Tidak menunggu lama, taksi menyusuri jalan Sudirman yang padat merayap menuju Tugu Jogja di pertengahan bulan November 2011. Kujejaki gedung megah di sisi barat jalan Tentara Mataram, dan aku pun menuju lantai 6 kantor pusat BPD DIY, yang menjadi kebanggaan rakyat daerah istimewa ini.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/images1.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-357" title="images" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/images1.jpeg" alt="" width="240" height="181" /></a></p>
<p>Kita berkembang bersama adalah tagline bank yang didirikan sejak tahun 1961 dan kini makin dicintai nasabah dan stakeholdernya. Belajar dari berbagai pengalaman terbaik (best practices) merek yang dapat dikategorisasikan sebagai leadership brand, kuncinya pada strong vision dan ketelatenan untuk membangun jembatan penghubung antara brand expectation dnegan brand performance. Peran ini dipikul oleh brand ambassador yang tidak lain tidak bukan, dipikul oleh seluruh pegawai bank BPD DIY.</p>
<p>Ruangan empat persegi panjang berkapasitas 30 peserta itu, beberapa kali, dihebohkn oleh kadang usul, celetukan ataupun humor yang menyegarkan di akhir senja Jumat itu. Tak terasa hampr 3 jam telah berlalu, dan kini tiba pada sesi bermain gajah dan semut. Teman-teman BPD DIY dengan antusias mengikuti permainan ini, meski penuh gelak tawa, karena banyak yang tak sadar dirinya salah melakukan instruksiku, namun semuanya larut dalam ceria dan semangat, untuk esok yang lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2&#038;p=283</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bandung Lautan TOTAL</title>
		<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=280</link>
		<comments>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=280#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 07:17:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beranda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Hari kedua di bulan November 2011 disesaki tetes hujan sejak pagi hari. Kereta Lodaya yang kutumpangi baru saja menginjakkan kakinya di peron stasiun kota terbesar di Jawa bagian barat itu, tepat saat azan Maghrib dikumandangkan, di tengah rintik hujan yang &#8230; <a href="https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=280">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari kedua di bulan November 2011 disesaki tetes hujan sejak pagi hari. Kereta Lodaya yang kutumpangi baru saja menginjakkan kakinya di peron stasiun kota terbesar di Jawa bagian barat itu, tepat saat azan Maghrib dikumandangkan, di tengah rintik hujan yang seakan enggan berpisah dengan tanah. Setelah mataku dimanjakan oleh eloknya bumi Priangan sepanjang perjalanan, melihat pegunungan, lembah dan area persawahan yang menghijau diselimuti kabut tipis, kini di kursi depan mobil penjemput itu, mataku menikmati eksotisme kota Paris van Java ini.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/11.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-359" title="1" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/11.jpeg" alt="" width="160" height="120" /></a></p>
<p>Tak salah, teman-teman Total lubricant memilih hotel di tengah Dago ini, lokasinya strategis di pusat kota tak jauh dari hotel Merdeka yang legendaris di sisi jalan Asia Afrika. Kurebahkan badanku di salahsatu bilik kamar lantai 11 hotel Aston, setelah ditemani makan malam oleh mas Agung dan kawan-kawan Total, di restoran Jepang persis seberang hotel. Hujan cahaya terpantul di kaca kamar ditengah gerimis yang bersahut-sahutan, kubaca beberapa materi untuk seminar esok hari sampai mata terlelap menjelang tengah malam.</p>
<p>Mas Kusdi dan sekitar 20 teman dari tim sales dan tim marketing Total lubricant, rapi mengisi kursi-kursi yang ditata berbentuk U itu. Tak terasa jarum jam telah menunjuk angka 6 sedangkan jarum pendek menunjuk angka 4, sudah saatnya untuk berpisah dengan kawan-kawan ini yang aktif berdiskusi sejak jam 9 tadi pagi. Terima kasih dan salam suskses untuk Total Indonesia. Ransel hijau tua kesayanganku itu kini memiliki teman satu plastik berisi jajanan khas Bandung dan souvenir dari Total lubricant. Kulangkahkan kakiku kembali ke kereta Turangga yang telah menunggu di jalur 1, dan mengantarkanku kembali ke kota Gudeg tepat ketika hari berganti 2 jam yang lalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2&#038;p=280</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MenTOYOTAkan Indonesia</title>
		<link>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=276</link>
		<comments>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=276#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 07:16:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beranda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[Mas Silih setengah berteriak setengah bercanda….ayo duduk di depan, yang duduk di depan akan jadi menteri sedangkan yang duduk di belakang akan jadi wakil menteri. Candaan ini cukup ampuh juga diantara riuh 300 an peserta seminar membedah strategi Toyota di &#8230; <a href="https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?p=276">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Silih setengah berteriak setengah bercanda….ayo duduk di depan, yang duduk di depan akan jadi menteri sedangkan yang duduk di belakang akan jadi wakil menteri. Candaan ini cukup ampuh juga diantara riuh 300 an peserta seminar membedah strategi Toyota di kampus MM UGM. Seminggu lalu, ketika panitia mengirimkan SMS kepadaku, untuk mengupas strategi Toyota, terbayang antusias wajah berseri peserta yang ingin belajar bersama. Senin siang itu, ruangan auditorium berlantai dua itu disesaki mahasiswa yang untungnya cukup dimanjakan oleh nyamannya udara awal musim hujan di pertengahan Oktober 2011.</p>
<p><a href="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/21.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-361" title="2" src="http://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/21.jpeg" alt="" width="240" height="160" /></a></p>
<p>Paparan tim marketing Toyota yang 4 jam lalu baru mendarat di Adi Sucipto, menyajikan dengan gamblang potret perjalanan 40 tahun di tanah air. Pabrikan otomotif besar yang dirintis dari pabrik mesin tenun yang kemudian diubah oleh Kiichiro Toyoda menjadi pabrik mobil sejak 1933, membuktikan keberhasilannya untuk merajai tanah air, ditunjang dengan merek legendarisnya Kijang yang menjadi mobil keluarga Indonesia yang paling fenomenal. Kini avanza pun menjadi pilihan utama yang pada mulanya untuk mensiasati penurunan daya beli saat krisis ekonomi menerjang sejak 1997.</p>
<p>Buku 40 tahun perjalanan Toyota, bersampul merah marun hardcover itu erat kugenggam sebagai souvenir dari Toyota Astra Motor, setelah kuselesaikan presentasi dan kujawab beberapa pertanyaan dari peserta. Intinya Toyota Way yang berpilarkan 4P yaitu philosophy, process, people &amp; partner, dan problem solving oriented menjadi pembeda dan sumber keunggulan. Sebagai balasannya, kukutipkan sebaris pantun, Ayu Ting Ting beli sabun naik kopaja, yang penting selamat ulang tahun Toyota.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://bayusutikno.staff.ugm.ac.id/?feed=rss2&#038;p=276</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
